fbpx
//MNC College Menyelenggarakan Webinar dengan Tajuk “Personal Branding, Apaan Tuh?”


Sekolah Tinggi MNC telah sukses melaksanakan kegiatan Webinar dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-76 dengan tema “Personal Branding¸ Apaan Tuh?”. Webinar yang diselenggarakan pada tanggal 30 Agustus 2021 merupakan salah satu rangkaian acara dalam kegiatan MNC College Independence Day Festival. Webinar ini diikuti oleh 133 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, pelajar, dan civitas akademika.Dalam webinar ini, Ibu Jessica Herliani Tanoesoedibjo memberikan sambutannya selaku ketua yayasan

Hary Tanoesoedibjo yang kemudian diisi dengan pemaparan materi oleh Jade Irfianta selaku GM Marketing Communication PT MNC Kapital Indonesia Tbk.

Terdapat beberapa poin penting dari webinar tersebut, di antaranya:

Apa itu Personal Branding?

Personal branding is how you want to be perceived as a person.

Kapan Personal Branding dimulai?

You’ve known branding ever since you existed, yang terdiri dari:

  1. Story

Kita harus memiliki story dan alasan, misalnya seperti, mengapa kita hidup, mengapa kita melakukan hal yang sering kita lakukan dan lain sebagainya.

  1. Value

Kita harus memiliki prinsip hidup dan karakter yang selalu dipegang. Value bisa didapat dari keluarga (family first) atau teman (friend first) maupun agama, ketiga value tersebut harus selalu di-maintain dalam hidup.

  1. Style

Style akan membuat kita terlihat unik namun tentunya harus tetap dengan apa adanya diri kita. Dalam hal ini kita akan membentuk diri kita ingin di-perceived sebagai apa.

Butuh Berapa Lama Kita Membangun Personal Branding?

Years of constant brand building. Untuk membangun personal branding tentu membutuhkan waktu yang tidak singkat dan harus dilakukan secara berulang-ulang hingga persona yang akan kita tunjukan keluar.

Tips Membangun Personal Branding

  1. Improving Search Rank

Bagaimana agar nama kita bisa cepat ditampilkan oleh Google atau Instagram untuk kemudian me-refers ke orang-orang yang mencari nama kita.

  1. Create Good Reputation

Setelah nama kita ditemukan oleh orang lain kemudian orang akan melihat bagaimana konten kita, apakah ada reputasi yang baik dan hal yang bisa mereka ambil dari konten yang dibuat atau tidak.

  1. Follow Influencers Relate to Your Persona, but Do Not Be Him/Her, Use His/Her Perspective Instead

Mengikuti orang yang relate dengan persona kita, melakukan interaksi dengan akun-akun tersebut akan berguna untuk memberi tahu orang akan keberadaan kita sehingga kita bisa diterima dengan persona yang sudah kita targetkan. Meskipun begitu, jangan sampai kita menggunakan perspektif mereka, kita harus tetap menunjukan keunikan kita tanpa menjadi orang lain.

“Seluruh manusia memiliki keunikan masing-masing, dan setiap manusia aware dengan keunikannya tersebut” tegas Jade Irfianta. Sehingga yang dibutuhkan di personal branding adalah membuat bagaimana keunikan yang ada pada diri kita menjadi jauh lebih terlihat. Ketika kita tidak menemukan keunikan kita untuk dijadikan personal branding, maka kita bisa mencari bantuan kepada orang-orang di sekitar, seperti keluarga, teman dan lainnya. Di akhir pemaparannya, Jade Irfianta juga memberikan sebuah quotes dari Khalil Gibran yaitu “Out of Suffering Have Emerged the Strongest Souls; the Most Massive Characters are Seared with Scars.

2021-09-02T01:39:03-07:00

Leave A Comment

Open chat