fbpx
//Liputan Kegiatan Seminar Literasi Keuangan

Pada hari Rabu tanggal 10 Februari 2021 telah dilaksanakan kegiatan Seminar Literasi Keuangan dengan tema “Manajemen Keuangan untuk Mencapai Kemandirian Financial”. Kegiatan dilaksanakan secara online melalui zoom dengan jumlah peserta 84. Peserta yang mengikuti acara ini berasal dari STIE MNC, STIE Wiyatamandala, STIE Jayakusuma, STKIP PGRI Bandar Lampung, Universitas Komputer Indonesia, Universitas Mercu Buana, Universitas Yarsi, Universitass Tarumanegara, Universitas Tama Jagakarsa, Universitas Krisnadwipayana, Gunadarma, STIE Y.A.I dan umum.
Pembicara Seminar Literasi Keuangan ini adalah Bapak Lutfi Alhazami, S.E., M.M dengan Materi “Manajemen Keuangan untuk Mencapai Kemandirian Finansial”. Pak Lutfi menjelaskan salah satu cara mengelola keuntungan dengan kemandirian finansial. Kemandirian finansial merupakan kondisi kita saat memiliki penghasilan sendiri, mampu mengelola uang sendiri, dan tidak lagi bergantung kepada orang lain. Untuk mengetahui posisi saat ini, dapat dengan melakukan analisis terhadap posisi zero (nol), mandiri, stabil, otonom, aman, bebas finansial, dan hero. Strategi kemandirian finansial meliputi alokasi pengeluaran dan kebutuhan, menyisikan untuk membangun bisnis, menyiapkan dana darurat, menyisihkan tabungan di awal, serta melakukan investasi.
Sedangkan Pembicara dari STIE Wiyatamandala Bapak Randy Kuswanto, S.E., M.Acc dengan Materi “Mengapa Harus Investasi Sejak Dini?”. Lebih lanjut, Pak Randy menjelaskan literasi keuangan merupakan dasar yang harus dimiliki untuk mengelola keuangan pribadi, dengan sisa pemasukan dan pengeluaran dialokasikan untuk tabungan dan investasi. Tabungan dikatakan jangka pendek dengan menciptakan kenyamanan financial tanpa perlu keahlian khusus. Investasi dilakukan jangka panjang dengan menambah kekayaan untuk menghasilkan return. Return adalah uang yang dihasilkan dari suatu investasi biasanya dalam satuan persentase. Semakin tinggi return, semakin tinggi juga risiko yang dihadapi. Investasi sejak dini perlu dilakukan seperti contoh Bayu berumur 18 akan menghasilkan return yang lebih besar dibandingkan dengan septi yang berumur 25 tahun dengan periode investasi yang sama.

2021-03-02T00:32:46-07:00

Leave A Comment

Open chat