fbpx
//4 Poin penting dalam “Menggali Potensi dan Kepribadian Diri dalam Menentukan Pekerjaan di Masa yang Akan Datang” yang disampaikan oleh Ibu Vicky Ludovick Soraya.

Dalam rangka mengembangkan kepribadian dan karir mahasiswa, Program Studi Manajamen bersama Himpunan Mahasiswa Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi MNC, telah menyelenggarakan acara webinar dengan mengusung tema “Menggali Potensi dan Kepribadian Diri dalam Menentukan Pekerjaan di Masa yang Akan Datang”.  Salah satu alasan diangkatnya tema ini untuk memberikan gambaran atau penilaian atas diri sendiri, seperti bagaimana kepribadian, karakter, dan sikap. Melalui penilaian tersebut, diharapkan dapat membantu setiap individu yang masih menempuh pendidikan khususnya SMA/K, Sekolah Tinggi, maupun Perguruan Tinggi untuk mempersiapkan diri dalam memilih karir yang tepat. Di samping itu, setiap individu juga dapat lebih mengetahui apa kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya, dengan begitu setiap individu dapat mengevaluasi potensi masing-masing kepribadian.

Pada pemaparannya, Ibu Vicky Ludovick Soraya memberi banyak sekali insight yang menarik. Poin-poin penting yang disampaikan pada acara tersebut diantaranya:

  1. Pentingnya Mengenali Kepribadian Diri Sendiri

“Tes MBTI ini membantu menilai tentang seperti apa sih diri kita ini,” ujarnya. Menurutnya, pemahaman tentang bagaimana tipe kepribadian diri sangat membantu setiap individu dalam mengetahui apa saja kelemahan dan kelebihan diri. Paham akan kelemahan diri, memungkinkan kita untuk berhati-hati dalam melakukan sesuatu dan tidak bertindak ceroboh pada situasi tertentu. Tahu akan kelebihan yang dimiliki juga dapat menjadi sebuah potensi yang perlu untuk dikembangkan.

  1. Pentingya Mengenali Orang Lain dengan Menghargai

Walaupun pada dasarnya, untuk memahami orang lain adalah hal yang sulit dilakukan, tetapi setidaknya kita mengetahu cara bagaimana menghargai orang lain. Ibu Vicky juga menyampaikan bahwa dengan mengenali kepribadian orang-orang disekitar, akan membantu memahami reaksi dan persepsi orang yang berbeda-beda. Dengan begitu, kita tidak akan lagi memaksakan pemikiran maupun pendapat agar disetujui oleh orang yang memiliki tipe kepribadian berbeda dengan kita. Dengan kata lain, kita akan menjadi lebih mudah untuk beradaptasi dan bersikap di manapun kita berada sekaligus menghargai orang lain dalam sikap, tindakan, dan ucapan kita.

  1. Pentingnya Tes MBTI untuk Mengetahui Peluang Karir yang Cocok dan Sesuai

Dalam penyampaiannya, Ibu Vicky menuturkan bahwa dengan mengetahui seperti apa kepribadian diri sendiri, hal ini akan membantu setiap individu dalam mengetahui minat dan karir yang sesuai dengan karakter diri. “Tes MBTI dapat memberikan gambaran karakter seseorang, peran dalam hubungan sosialnya hingga tipe pekerjaan yang ideal,” ujar beliau. Tes kepribadian MBTI dirancang khusus untuk melihat bagaimana preferensi seseorang dalam melihat dunia kemudian mengambil keputusan. MBTI juga dapat mengidentifikasi preferensi seorang individu berdasarkan beberapa dikotomi kategori, yaitu:

  • Introversion (I) vs Extraversion (E)
  • Intuitive (N) vs Sensory (S),
  • Thinking (T) vs Feeling (F);
  • Judging (J) vs Perceiving (P).
  1. Tes MBTI, Tidak Ada Benar atau Salah

Tes MBTI juga dapat memperlihatkan bagaimana seseorang bersikap dan menginterpretasikan hasil pemikirannya. Hal ini berarti bahwa setiap orang memiliki cara pandang dan cara berpikirnya masing-masing. Melalui hal tersebut, tes MBTI menjadi penolong untuk menyakinkan seseorang, dikotomi kategori mana yang paling dominan. Artinya, sikap, cara pandang, dan berpikir seseorang yang merupakan hasil dari dikotomi kategori pada MBTI, tidak akan pernah ada yang salah ataupun benar, karena terbukti bahwa akan banyak sekali tipe kepribadian manusia, dimana semuanya unik dan akan menjadi kelebihan masing-masing individu yang bila dikembangkan secara positif menjadi sesuatu yang berguna.

2021-01-21T21:47:34-07:00

Leave A Comment

Open chat