//Adaptasi dan Aksi : MNC College dan Peran pada Pademi Virus Korona melalui Webminar

Wabah virus korona telah mengubah masyarakat manusia kontemporer. Wabah virus korona ini telah merusak postur ekonomi global, mengagalkan banyak rencana dan impian, menciptakan begitu banyak kesulitan dan tantangan, walaupun beberapa dari mereka juga membawa bayak peluang. Pademi gloabl ini telah mempengaruhi seluruh demografi umur, seperti orang dewasa, remaja dan anak-anak. Negara manapun sibuk memerangi transmisi virus korona.

Bagaimana generasi muda Indonesia menangani masalah ini? pada hari kamis, 4 juni 202, melalui aplikasi Zoom dan juga disiarkan melalui Youtube dan RCTI+, Universitas Widyatama bersama-sama dengan PT MNC Capital Indonesia Tbk, MNC College dan Wiyata Indonesia Management Institute mengadakan webminar nasional yang berjudul “Peluang Bisnis untuk Milenial Post-Pademi COVID-19”.

Ibu Jessica Herliani Tanoesoedibjo, B.Comm., M.I.T.C.L., M.A.Th. (Direktur PT MNC Indonesia Capital Tbk) hadir sebagai pembicara utama pagi itu. Hadir pula Bapak Prof.Dr.H.obstar Sinaga,S.Ip., M.Sc. (Rektor Iniversitas Widyatama) sebagai pemantik diskusi, serta moderator yaitu Bapak Dr. Ryan Kurniawan, S.E., M.M. (Rektor Institut Manajemen Wiyata Indonesia).

Dalam sambutannya, Prof. Obstar menyatakan bahwa tujuan dari webminar ini adalah untuk mengundang Generasi Muda untuk memiliki pengatahuan, keerampilan dan sikap yang kuat di bidang kewirausahaan demi menyelamatkan ekonomi Indonesia.

“Karena pada masa Pasca Pandemi Covid-19 ini, hanya Business yang dibekali dengan jiwa kreatif dan dukungan IT yang kreatif, serta berani mencari terobosan yang akan dapat bertahan,” tegas beliau.

Prof. Obsatar menambahkan bahwa semua aspek kehidupan berikut sektor korporasi dipengaruhi oleh dampak pandemi Covid-19.

Terlebih lagi beliau menarasikan bahwa perdagangan internasional jatuh di angka 13% hingga 32% di luar produksi farmasi, kesehatan dan konsumsi ditutup; perdagangan lokal dibatasi, kebijakan WFH sehingga memangkas pendapatan pekerja; dan karyawan diberhentikan; tingkat pengangguran 15% hingga 20% adalah dua digit; dan konflik sosial mengancam struktur sosial;.

Prof. Obsatar menambahkan kinerja pemerintah yang maksimal untuk mengatasi kesulitan ini. Solusinya juga merupakan tanggung jawab Generasi Milenial. generasi ini, dengan pengetahuan, keterampilan, dan keterampilan sikap sangat kuat dalam upaya wirausaha akan mampu menyelamatkan ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, Ibu Jessica Tanoesoedibjo mengimbuhkan pula bahwa pandemi Covid-19 ternyata juga memersatu kita sebagai peradaban manusia modern. Beliau menambahkan bahwa pada saat yang bersamaan, manusia memiliki kosa kata sama, mengalami kejadian yang sama, dan pada saat-saat social & physical distancing, tercipta pula kreativitas dan inovasi dengan rupa bermacam-macam.

Ibu Jessica Tanoesoedibjo memahami bahwa tidak semuanya berada pada posisi yang sama, meskipun mengalami badai pandemi yang sama. Akan tetapi, beliau menyarankan bahwa ini bukan saatnya kita terlalu mengkritisi mereka yang ada di garda terdepan dalam menangani krisis kesehatan ini. Menurut beliau, ini-lah saatnya untuk seluruh manusia memiliki jiwa berjuang yang sama dan saling mendukung dalam menyelesaikan wabah virus korona ini.

Ibu Jessica Tanoesoedibjo mengungkapkan bahwa banyak bisnis yang telah dan harus beradaptasi dengan keberadaan virus ini ditengah-tengah peradaban manusia. Industri pakaian telah ber-manuver dengan gerakan masker kain-nya, industri perhotelan dengan program Bekerja dari Hotel (Work from Hotel), dan industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCGs) telah beradaptasi, begitu pula dengan industri jasa ekspedisi.

Webinar ini telah sukses digelar dengan total lebih dari 800 orang yang mendaftar dari ujung Barat hingga Timur Indonesia, termasuk mereka dari negara-negara tetangga.

2020-06-05T01:06:20-07:00

Leave A Comment